JEDA UNTUK BERNAPAS - 15 Oktober 2025
Jeda untuk Bernapas
Cinta itu hanya singgah, tak apa jika ingin melepaskan. Kamu tidak perlu terus-menerus menjelaskan dirimu kepada orang lain, sebab segala sesuatu yang baik pada akhirnya akan menemukan ujungnya.
Kata-kata ini adalah penenang untukku sendiri, yang membuatku merasa segalanya baik-baik saja, apa pun yang terjadi dalam hidup. Aku sudah mencoba, berusaha mengerti semua orang. Namun, kebodohanku adalah berharap mereka akan memahamiku juga.
Aku memang bodoh jika menyukai seseorang. Jika aku menyukainya, aku akan terlalu peduli sampai meninggalkan diri sendiri. Pada akhirnya, aku kehilangan jati diri karena terlalu memedulikan orang lain.
Aku tahu aku sudah lelah. Lelah dengan keadaan ini, dengan orang-orang di sekitarku yang selalu membutuhkan penjelasan tentang cara memperlakukanku dengan baik. Tetapi mungkin, memang sudah takdirnya begitu, tidak ada yang bisa mengerti diriku. Akan selalu begitu. Aku tidak ingin berharap lagi, tetapi kenapa aku terus-menerus berharap pada orang-orang di sekitarku? Aku ingin berhenti melakukannya, tetapi bagaimana caranya? Aku bahkan bingung bagaimana cara keluar dari situasi ini. Sungguh, betapa bodohnya aku.
Aku ingin menemukan kedamaian, ingin berhenti memberikan hatiku pada orang-orang yang tidak menghargainya.
Komentar
Posting Komentar